top of page

Rambat

  • Gambar penulis: Ahlam Aliatul
    Ahlam Aliatul
  • 5 Apr 2021
  • 1 menit membaca

Diperbarui: 23 Des 2021



Ribuan kilometer tlah aku lari

Ke selatan menjemput taufan

Atau ke utara menenggak nestapa


Kehilangan dan kepergian

Kepergian dan kehilangan

Seolah-olah enggan pulang


"Ku kutuk nasibku sendiri pada satu nama, (perempuan itu)"

"Rindu ku hamburkan, ke mata angin mengarah,

ke tanah antah berantah,

ke negeri yang tak seorang pun menemui jasad kesedihanku"


(Ali)



***


Ali, entah sebenarnya puisi ini buat siapa, membicarakan siapa. Tapi yang jelas, puisi ini istimewa. Kalau-kalau dia menemukan tempat ini, aku mau bilang, mohon izin ya aku post di sini. Terimakasih, semoga bahagia menyertai.


Postingan Terakhir

Lihat Semua

Komentar


Post: Blog2_Post

©2021 by Aliatul. Proudly created with Wix.com

bottom of page